foto google

Kabar Portal – Brigjen Anumerta Ignatius Slamet Riyadi berdiri paling depan saat memimpin pasukan dalam perang empat hari empat malam, saat melawan Belanda di Solo, Bandung, dan daerah lainnya. Kolonel Purn Aloysius Sugianto memiliki kenangan tak terlupakan saat bersama.

Kala perang masih berkecamuk, Slamet Riyadi meminta difoto dengan pakaian sipil.

“Pada 26 Juli 1950, saat berada di Bandung, Slamet Riyadi meminta saya menemani membuat foto dirinya dalam pakaian sipil. Saat itulah beliau berkata: Hari ini ulang tahun saya yang ke 23”, kata Aloysius meniru ucapan Slamet Riyadi.

Seperti yang dikutp pada laman okezone.com, Ia mengatakan saat ziarah ke makam pejuang tersebut di Maluku. “ia tampak tangguh meski usianya masih muda untuk dijadikan pemimpin. “Slamet Riyadi memimpin serangan selama empat hari dan empat malam, pada 17 hingga 11 Agustus 1949 di Solo, yang membuat pimpinan pasukan Belanda Kolonel Van Ohl akhirnya mengakui kedaulatan NKRI,” 

“Saya sendiri yang bertugas mendampingi Slamet Riyadi atau sebagai ajudan. Mungkin hanya kami bertiga pelaku sejarah penumpasan pemberontakan RMS yang masih hidup,” ucap Aloyius.

Slamet Riyadi adalah tokoh militer muda yang cerdas. Dalam usia 22 tahun, ia menjadi personel termuda di wilayah Kodam Diponegoro yang berpangkat Letkol dan menjadi Komandan Brigade V Solo.

Pendidikan Slamet Riyadi hanya Sekolah Pelayaran Tinggi (SPT) Cilacap, dibandingkan dengan perwira lain yang masih berasal dari PETA (Pembela Tanah Air) didikan tentara Jepang.

Slamet Riyadi juga memimpin pasukan yang membantu menumpas pemberontakan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) di Jawa Barat pada awal 1950. Diteruskan menumpas pemberontak NII (Negara Islam Indonesia) atau DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) di Cilangkap, Leles, Garut, dan Taksikmalaya. *1404

kabarportal

Follow kami Instagram/ twitter dan Facebook @kabarportal dan silahkan kontak kami untuk kerjasam melalui surel - liputan@kabarportal.com cc di kabarportalnews@gmail.com bisa juga whatsaap di 085847009080.

Comments on Facebook