Menu 1

September 19, 2019

Buah Bekul “Hampir Punah” kini Dibudidayakan di Perkebunan

Bekul-696x464Kabarportal – Ada yang masih ingat tentang Buah Bekul atau Bidara, biasanya tumbuhan ini  hidup di lahan tandus dan disemak-semak belukar, dan kini keberadaan pohon ini mulai mengalami kepunahan, saat ini kembali dibudidayakan di areal perkebunan di Desa Banjar, Buleleng.

Adalah seorang petani asal Desa Banjar, Made Budiasa mencoba untuk membudidayakannya. Berawal dari anjloknya harga buah anggur yang notabane adalah tanaman khas dari Singaraja, Dia menyulap sebagian perkebunan anggurnya untuk ditanami pohon Bekul sejak tiga tahun lalu. Budiasa kini sedang berusaha untuk terus melakukan upaya penanaman buah Bekul supaya mampu menjadi buah khas Buleleng.

Jangan ragukan untuk hasilnya, cukup fantastis. Pohon Bekul milik Budiasa rupanya tanaman yang unggul dan buahnya sangat baik dari sisi kualitas. Setiap saat Budiasa bisa memanenya dan harga jual di pasaran mencapai Rp.30 ribu rupiah perkilogram. . Budiasa sendiri sudah sering ikut dalam segala event, pameran hortikultura, untuk mempromosikan Buah Bekul Bali dari areal perkebunnnya.

Pohon Bekul sendiri tidak mengenal musim untuk dipanen, selalu ada yang matang setiap harinya. Budiasa menanamnya diatas lahan seluas satu hektar dan dari segi bentuk pohon dan buahnya sendiri memang sedikit berbeda dengan yang aslinya.

“Awalnya saya menanam sedikit karena bibitnya sangat terbatas dan sulit dicari. Saya berupaya membibit hingga akhrnya terpenuhi penanaman untuk satu hektar lahan. Buahnyapun cukup bagus, manis dan sangat enaklah. Ini tergolong buah  bekul yang unggul, dalam satu hari,  bisa panen buah Bekul sebanyak 50 kilogram. Di Bali, Buah Bekul terkadang digunakan untuk bahan rujak, namun lebih dari itu sebenarnya buah Bekul punya banyak khasiat.” ujar Budiasa saat ditemui di kebunnya beberapa waktu lalu. KP-GAP-KB

 

Comments on Facebook