Menu 1

September 19, 2019

Warung Bakul Buleleng nostalgia lewat makanan.

Akhirnya bisa menulis juga setelah mencoba bolos dari kerjaan. Xixixixixi  sebenarnya warung bakul itu penulis menceritakannya pada bagian akhir setelah sekian tulisan di draft. Yaudah mumpung moodnya disini mari kita mulai.

Ketika tak sengaja berkelana [ciee berkelana] mencari news untuk kepentingan kerja, sampailah di Jl. Mahendradata Denpasar, sebenarnya tempat ini masih baru plus ragu juga sih awalnya untuk masuk ketempat ini karena masih banyak yang belum jadi, yaudah beranikan diri saja masuk kesana karena terpampang jelas nama Warung Bakul Buleleng. Sepertinya enak nih ada belayag, es daluman dan kawan-kawannya hemmmm yummi…

dsc_0106

Baru mencoba masuk dan memeilih tempat dengan kayu jati [jika taksalah] sedikit panjang dan mencoba meneliti sekitar, ternyata memang benar ini tempatnya cukup anyar, tebakanku kali ini juga didukung sepenuhnya oleh penghuni warung bakul.

Yak langsung disodorkan kertas menu, dan tanpa fikir panjang penulis langsung memesan 4 menu utama [antara kelaparan rakus atau ….. yasudahlah] ternyata penghuni dari warung bakul cukup ramah dan salahs atunya merupakan asli Singaraja juga, aku panggil mbok Ayu dan Mbok Dewi aslinya dari Denpasar.

dsc_0116

Ohya empat menu utama yang aku pesan itu adalah, Belayag, Rujak dan Sudang Lepet Jukut Undisnya serta minumannya Es Daluman dan Es Merdeka [Es Merdeka ini adalah Es Gula Merah].

Namun disini memang tidak menyediakan Siobak, kenapa? Menurut kata dari pemiliknya menu tersebut sudah terlalu mindstream katanya. Jadi menu andalan ini merupakan menu yang masih jarang ditemukan di warung makan khas Singaraja yang ada di Denpasar dan sekitarnya.

dsc_0147

Tidak hanya itu saja ternyata Wr. Bakul Buleleng ini juga menyediakan jajan teradisional seperti jaja laklak sereret gula bali. Hemmmm begitu datang semua pesanan penulis cukup bingung sih bagaimana cara menyantapnya wakakakakaka karena orang melihat pasti dikira makan ber dua atau bertigalah waakakaka menenangkan fikiran dan ambil kamera yaudah foto dulu baru makan permenu sambil menikmatinya.

dsc_0171

Menurut lidah perasa dari penulis sebenanrya belayagnya cukup biasa alias tidak ada bedanya, bedanya terletak ketika menyantap sudang lepet jukut undis dan rujaknya, hemmm seketika teringat dengan Ibu dirumah, maklum dahulu saat pulang sekolah pasti hidangan sudang lepet jukut undis ini ada di daftar menu makanan plus rujaknya.

dsc_0157

Well tidak sepenuhnya keliru jika penulis ragu tadi untuk masuk ke tempat ini. Dari segi harga pun yaaa standartlah dan terbilang cukup bersahabat, warung ini buka dari jam 9.00 pagi di weekday dan pukul 13.00 di weekend.

Ketika mencoba Es dalumannya memang terasa biasa tapi coba kalian nanti rasakan gula yang digunakan, tebakan penulis kali ini benar, mereka menggunakan gula bali asli Singaraja. Cukup higienis tentunya Halal dong ya.

Hemmm satu lagi katanya nih warung Bakul Buleleng juga menerima delivery kok, tinggak call di 081 916 232 922.

Udah ahhh segitu saja ya, liat fotonya dulu siapatau tertarik silahkan datang ke Warung Bakul Buleleng yang berlokasi di Jl. Mahendradata Denpasar.

 

Comments on Facebook