Gelaran Indonesia Fashion Week baru saja usai dan sukses digelar pada bulan Februari lalu, namun kemeriahan serta uforia dari gelaran tahunan tersebut masih belum usai. Tepat pada 3 maret 2017 kemeriahan dari uforia tersebut kembali disabung di pulau dewata – Bali tepatnya di Fave Hotel Tohpati Denpasar.

A style for every story merupakan tema yang diambil dalam event tersebut, dengan tujuan untuk merangkul dan maju bersama UKM serta faktor produksi yang terkait. Seperti yang diketahui hingga saat ini perkembangan dunia fashion tidak akan pernah lekang oleh waktu. Seperti yang dikutip dalam release APPMI Bali, acara tersebut juga diadakan untuk menyongsong 100 berkebaya yang bekerjsama dengan Institut Seni Indonesia – Denpasar serta Bali Fashion Tandance.

Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia [APPMI] merupakan sebuah organisasi dari para perancang busana Indonesia yang resmi terbentuk pada tahun 1993, yang dipelopori oleh Popy Dharsono dengan tujuan mengangkat para perancang busana untuk tampil lebih kuat dikancah putaran mode nasional, guna mempersatukan para perajin tekstil Nusantara, pengrajin perhiasan, industry kecil pada sector pembuatan sepatu, kancing dan tentunya yang berkaitan dengan dunia fashion.

Hingga saat ini total anggota dari APPMI berjumlah 25 perancang busana yang tersebar di Jakarta, Bandung, Jawa Barat, Lampung, Yogyakarta, Semarang dan Jawa Tengah. Sebagai informasi tambahan, APPMI Bali untuk saat ini dipimpin oleh Mas Malaika Agung.

Penulis : Fajar | Foto istimewa

BACA JUGA:  Festival ini digelar di pinggiran sawah

kabarportal

Follow kami Instagram/ twitter dan Facebook @kabarportal dan silahkan kontak kami untuk kerjasam melalui surel - liputan@kabarportal.com cc di kabarportalnews@gmail.com bisa juga whatsaap di 085847009080.

comment dong