Menu 1

September 18, 2019

GNDLMGLJ, Rekam Jalan kehidupan melalui kamera dan ilustrasi

Tentu keasikan tersendiri akan tercipta jika kita, melilhat orang dengan kesamaan latar belakang berkumpul dalam satu ruang. Beragam hal positive akan tertuang dari hal-hal kecil dalam obrolan tersebut, lalu apa yang terjadi jika photographer dan seorang ilustrator berkumpul? tentu hal “aneh” bisa tertuang ke dalam karya mereka.

saat opening pameran Rekam Jalan 30 Mei 2017

Mereka menamai diri dengan GNDLMGJ, mereka ini terdiri dari eman anggota photographer dan seorang ilustrator yakni Arzelita Linando, Helmy Mahendra, Joe Christian, Kass Sudrajat, Mario Andi Supria, Ruth Onduko, Stefanus Bayu yang kemudian mengadakan sebuah pameran dengan tema Rekam Jalan yang berlangsung pada 1 Juni hingga 30 Juni 2017 di Tukang Kopi District – Jl. Tukad Batanghari 66, Panjer, Denpasar, Bali.

Sekitar 24 karya terpanajang rapi dilantai 2 Tukang Kopi District. Karya yang ditampilkan pada pameran tersebut lebih lebih mengacu pada point of interest di ruang publik. Dan dalam pegambilan spotnya pun mencakup se ASIA Tenggara, Mulai dari merekam sebuah peristiwa, benda-benda, aktivitas orang, hingga bangunan dengan pendekatan ke street photography.

Salah satu obyek foto dalam genre street photography adalah street performer dan street fashion. Dua hal ini yang ditampilkan dalam karya foto Kass Sudrajat. Dengan menggunakan kamera analog, Kass yang pada saat itu masih menjadi freelance fotografer untuk sebuah majalah lifestyle & travel di Thailand, merekam aktivitas masyarakat di jalanan Bangkok. “His World Upside Down” menangkap moment seorang street performer yang sedang menari. Sementara “Tuk Tuk Driver” memperlihatkan fashion seorang supir tuk-tuk pada saat festival Songkran.[KP14/Rls]

 

Comments on Facebook