Menu 1

September 19, 2019

Ini tugas pertama Bekraf Denpasar.

Mengenali seluruh potensi dan persoalan nyata yang berada di dalam lingkup tugas dan fungsi dari sebuah lembaga merupakan hal yang penting dan wajib dilakukan oleh sebuah perusahaan terlebih perusahaan baru. Mengingat dua hal itulah yang akan menuntun jalan lembaga yang bersangkutan merancang program-program yang tepat, dan setelah menjalankannya dengan baik dan konsisten akan dapat meraih sebuah tujuan dan kesuksesan.[pullquote]I Gusti Putu Anindya Putra : untuk tugas awal kita melakukan roadshow, mengunjungi mereka satu persatu kita lakukan guna menyerap dan merasakan situasi riil di lapangan, serta mendengar segala sesuatu berkait dengan aktivitas kreatif di kota ini langsung dari sumbernya[/pullquote]

Setidaknya begitulah yang disampaikan oleh I Gusti Putu Anindya Putra selaku Kepala Badan Kreatif (Bekraf) Denpasar, saat melakukan kunjungan ke komunitas-komunitas kreatif yang ada di kota Denpasar.

“sebagai tugas awal kita melakukan roadshow, mengunjungi mereka satu persatu guna menyerap dan merasakan situasi riil di lapangan, serta mendengar segala sesuatu berkait dengan aktivitas kreatif di kota ini langsung dari sumbernya. Dengan begitu kami berharap dapat memulai (mengerjakan) tugas kami dengan pengetahuan yang benar sebagaimana yang terjadi di lapangan”.Imbuh Anindya.

Mantan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Denpasar ini, juga mengatakan bahwa sedapat mungkin secara berkala pihaknya mengunjungi satu persatu seluruh komunitas kreatif yang ada di kota Denpasar, baik komunitas yang dibentuk oleh para pegiat kreatif berdasarkan kesamaan minat atau profesi, maupun oleh sekaa teruna-teruni di banjar-banjar. Sejauh ini komunitas kreatif yang sudah mereka kunjungi dalam roadshow pertamanya antara lain komunitas Comicotupia, Chuschus Gallery, Lingkara Photo Community, Jatijagat Kampung Puisi, Aliansi Peduli Bahasa Bali, Komunitas Kreatif SMAN 3 Denpasar, dan STIMIK Primakara.

v

Nantinya disetiap kunjungannya, Anindya beserta jajarannya akan selalu memperkenalkan Bekraf Denpasar sebagai sebuah lembaga yang dibentuk atas inisiatif Walikota Denpasar, IB Rai Dharma Wijaya Mantra, untuk meneguhkan jati diri Kota Denpasar sebagai Kota Kreatif yang gerakan ekonominya bersandar pada ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif yang ramah lingkungan.

Lembaga yang berdiri sejak 30 Desember 2016 lalu ini, memiliki batasan bidang tugas yang mengacu pada rumusan ekonomi kreatif yang dianut oleh Pemerintah Pusat yang terdiri dari 15 sub sektor   yakni arsitektur; periklanan; pasar barang seni; kerajinan; desain; fesyen;  video; film dan fotografi; musik; seni pertunjukan; permainan interaktif; penerbitan dan percetakan; layanan komputer; riset dan pengembangan; dan gastronomi.

next….

Pages: 1 2

Comments on Facebook