Belakangan ini king Salman memang tengah menjadi buah bibir di masyarakat Indonesia, terlepas dari kedatangan bliau ke Indonesia ternyata king Salman beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk berlibur ke Pulau Dewata Bali.

Sejak 4 Maret 2017 king Salman tiba di Pulau Dewata Bali, bliau dijadwalkan berada di Bali hingga 12 Maret mendatang, lebih lama dari jadwal sebelumnya yakni 9 Maret 2017.

Namun dibalik itu semua, ada yang disibukkan untuk pelayanan kedatangan bliau di Bali, adalah  PT. Jasa Angkasa Semesta TBK (JAS) yang menangani akomodasi dari rombongan king Salman. Seperti adanya permintaan khusus dari pihak king Salman pada H-5 kedatangannya, berupa pemasangan kanopi dan karpet merah di dua tangga penumpang motorized milik JAS.

Berkat kesigapan JAS yang mengantisipasi segala kemungkinan lewat penyediaan IPL (In Capacitated Passenger Lift) yang disediakan JAS yang menempel pada badan pesawat milik Kerajaan Arab Saudi . Hal ini terbukti berguna karena pada penerbangan 28 Februari IPL difungsikan.

“Perusahaan ground handling ini kerja sangat cekatan, agresif dan sesuai prosedur,” kata Corporate Communications PT Jasa Angkasa Semesta (JAS Airport Services), Martha Lory Fransisca di Bali, Minggu (5/3).

Ini adalah penanganan yang sangat khusus dan ekstra hati-hati. Bukan sekadar waktu yang sempit untuk terbang dengan pesawat besar, tapi yang diangkut adalah rombongan kenegaraan.

Diperlukan penanganan kargo yang professional, dan tingkat kerumitannya nampak terlihat dari seluruh kesibukan dan persiapan para petugas di bandara dalam mempersiapkan keberangkatan rombongan, termasuk di dalamnya para petugas ground handling.

“Kepercayaan yang diberikan ini harus dilaksanakan sebaik-baiknya, Kami berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan kami juga bersyukur atas kepercayaan ini,” jelasnya.

BACA JUGA:  Gek Ayu :Lemonic & Morinda Citrifolia ini untuk kesehatan tubuh.

Saudia  Airlines adalah satu dari lima maskapai penerbangan yang telah mempercayakan JAS  untuk menangani ground handling dan kargo sejak 1985. Yaitu, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, Cathay Pacific, dan Lufthansa (offline).

PT JAS telah melayani kedatangan raja dan rombongannya sejak 15 Februari 2017. Diawali kedatangan tim observasi dan bermacam-macam kargo, antara lain, dua tangga elektrik pesawat di Bandara Ngurah Rai Bali dan Halim Perdanakusuma dan empat mobil mewah Mercy S600.

Seperti diberitakan sebelumnya pada 1 Maret  2017 lalu, JAS menangani enam penerbangan mulai pukul 00.05 WIB sampai  pukul 17.30 WIB. Penerbangan yang membawa Raja Salman tiba lebih awal dari waktu yang sudah ditentukan, yaitu pukul 12.30 WIB. Tangga penumpang selain elevator elektrik berhasil ditempelkan dengan baik ke badan pesawat.

Sebanyak 67 orang greeters and meeters pun melayani kebutuhan para tamu Kerajaan Arab Saudi, seperti pengurusan keimigrasian, pengawalan kru, dan penyediaan kursi roda. Lebih dari 200 orang dikerahkan untuk ground handling itu.

Raja Salman terbang menggunakan pesawat B747-400 beregistrasi HZHM1-HM dari His Majesty dan 1 adalah yang utama. Pesawat menginap (ron) di Bandara Halim. Penerbangan lain untuk rombongan Kerajaan Arab Saudi itu menggunakan pesawat Boeing 737-700, Gulfstream G4, Boeing 747-400, Boeing 757, dan Boeing 777-300.

Ini bukan kali pertama JAS melayani tamu kenegaraan, dimana sebelumnya JAS juga sempata melayani kedatangan mantan Presiden Amerika Serikat Barak Obama.

Penulis : G14 | Foto istimewa |