kabarportal.com – Pringatan hari jadi Malu Dong Community (MDC) pertama yang jatuh pada 22 April 2017 ini, komunitas yang di prakarsai oleh Komang “Om Bemo” Sudiartha tersebut menggelar sebuah event besar selama dua hari penuh (22-23 April) di Lapangan Puputan Badung – Denpasar.

Malu Dong Festival 2017, merupakan salahsatu ajang edukasi untuk mengurai permasalahan sampah yang ada di Bali. Festival yang digelar untuk pertama kalinya ini juga sekaligus menjadi ruang bersatunya beragam komunitas dengan berbagai latar belakang publik yang cukup luas, demi mengedukasi masyarakat tentang prilaku membuang sampah sembarangan yang masih sering terjadi belakangan ini.

Kegiatan yang dikelola secara independent tersebut melibatkan banyak partisipan, mulai dari komunitas penggiat lingkungan, sekaa teruna-teruni, musisi hingga pelaku seni lainnya. “ya tujuan utama kami menyelenggarakan event ini adalah mengedukasi kembali masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, kita tidak cukup hanya berbicara dengan “tulisan” namun dengan sebuah tindakan yang konsisten”. Ungkap Komang Sudiartha dalam sesi jumpa pers pada 13 April 2017 di kawasan Renon Denpasar.

Rangkaian dari kegiatan Malu Dong Festival ini salah satunya penyerahan bendera “Malu Dong Buang Sampah Sembarangan” kepada perwakilan warga kota di Taman Lumintang Denpasar yang diterima secara langsung oleh walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantara pasa 3 April 2017 sebanyak 420 bendera, yang nantinya akan disebarkan ke 4 kecamatan dan 43 desa yang ada di kota Denpasar.

Selain penyerahan bendera, rangkaian lainnya juga diisi dengan latihan pembuatan lampion yang nantinya hasil dari pelatihan ini akan dipampang dalam gelaran Malu Dong festival.[ade]

BACA JUGA:  Pekerjaan ini tergolong membuat depresi. apa saja

kabarportal

Follow kami Instagram/ twitter dan Facebook @kabarportal dan silahkan kontak kami untuk kerjasam melalui surel - liputan@kabarportal.com cc di kabarportalnews@gmail.com bisa juga whatsaap di 085847009080.

comment dong