Menu 1

September 16, 2019

Polda Bali Amankan Sabu seberat 1,5Kg di Jembrana 

Seorang kurir berinisial A, yang kedapatan membawa sabu seberat 1,5Kg diamankan oleh Jajaran Ditres Narkoba Polda Bali bersama Satgas Counter Transnational-Organized Crime di Jembrana, Bali. 
 
Pelaku yang datang dari Surabaya tersebut membawa barang haram itu untuk siap diedarkan di Pulau Bali. 
 
“secara bersama, kamu melakukan control delivery, utamanya kita lakukan pada titik penyebrangan Ketapang-Gilimanuk. Sehingga kami melakukan penindakan penangkapan di dekat Polsek Negara, Jembrana, pada Selasa (5/9) kemarin,” ungkap Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko di kantornya, Jl WR Supratman, Denpasar, Rabu (6/9).
 
Dijelaskan, berawal dari sebuah bus yang ditumpangi oleh tersangka A dari Surabaya menuju Bali dihentikan, guna dilakukan penggeledahan terhadap beberapa yang dicurigai. 
Foto by ist
 
“salahsatunya adalah bus yang ditumpangi A, lalu setelah dilakukan pemeriksaan, kita temukan tas ransel hitam yang didalamnya berisi tas kain warna merah yang mengemas 15 klip paket besar sabu”, ujarnya.
 
Setelah dilakukan penggeledahan dalam tas tersebut, TIM Ditres Narkoba Polda Bali menemukan sebanyak 15 paket narkotika yang diduga sabu. “menemukan hal tersebut kami langsung mengamankan serta membawa ke Polda Bali, guna proses penyidikan,” u
imbuh Sudjarwoko.
 
Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka A mengaku mengambil barang tersebut dari salah satu terminal di Surabaya, dia juga mengaku tidak mengenal orang yang menyuruhnya termasuk tidak mengetahui siapa pembelinya. 
 
“tersangka hanya menerima barang disalahsatu terminal di Surabaya, lalu dia dimimta untuk mengedarkannya di wilayah Bali. Dari sini tersangka hanya sebagai kurir serta menempel pada tempat yang telah di tentukan”, ucap Sudjarwoko. 
 
Dari pantauan dilapangan, diketahui A mendapat imbakan sebesar 5 juta Rupiah dalam pengiriman tersebut, serta dari pengakuam tersangka, dirinya telah melakukan pengiriman 1000 butir ekstasi dan 500 gram sabu ke Bali, sebelum akhirnya tertangkap tangan dengan membawa sbau seberat 1,5 Kg. 
 
“disini, tersangka hanya menunggu instruksi atau perintah dari seseorang yang berada di Surabaya. Tersangka sudah 8 bulan mengontrak di Monang Maning, Denpasar, dan pernah membawa ekstasi 1000 butir, sabu 500 gram, paling besar ini 1,5 Kg,” ungkap Sudjarwoko.
 
Dari tangan tersangka, penyidik menyita 15 plastik klip besar yang berisi kristal bening diduga sabu dengan berat total 1.494,83 gram netto, uang tunai Rp 5 juta, 2 gulungan lakban, 1 bundel plastik klip kecil, 1 unit timbangan digital merek MH Series Pocket Scale, dan dua unit ponsel.
 
Dari kejadian tersebut, tersangka dijerat Pasal 114 UU Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.(KP14)

Comments on Facebook