PERHATIAN!! 
 
Bacaan untuk 18+
 
Tidak disarankan untuk para jomblo hahahaha….  Tulisan ini didapat dari obrolan di warung kopi yang dirangkum oleh penulis tanpa mengurangi dan melebihi rangkuman dari apa yang terjadi dalam percakapan di warung kopi pagi tadi (Selasa, 2 Januari 2018)
 
Jadi begini guys, setelah sekian lama penulis gak mudik, akhirnya dipenghujung 2017, tepatnya 31 Desember 2017 memutuskan diri untuk mudik setelah memastikan diri tidak akan mendapatkan jadwal penugasan, sekalian penulis juga merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga cukuo lama tidak melewati pergantian tahun bersama keluarga dikampung. Sudah lama juga tidak mudik dan lagian tanggal 1 Januari 2018 itu kan bertepatan dengan bulan purnama, menurut penulis itu momen yang sempurna. 
 
Penulis tidak menceritakan pengalaman saat dikampung, karena 100 persen itu hal pribadi. Yang penulis ceritakan disini adalah pengalaman di warung kopi yang penulis singgahi saat perjalanan menuju balik ke Denpasar.
 
Jadi pagi itu tumbenan penulis punya keinginan untuk menikmati segelas kopi dan r***k di pinggir danau.
 
Foto dari Google
 
Dengan wajah sedikit malu karena disana ramai, penulis mendekati warung sambil mesan kopi yang terbuat dari kotoran hewan. Sembari mencari posisi duduk yang pas dan strategis, penulis mencari tau topik apa yang diperbincangkan oleh sekelompok orang dari beragam usia tersebut. Nyatanya yang dibicarakan adalah tentang keperkasaan pria. 
 
Bermula dari pertanyaan seorang pria yang kurang lebih berusia 27th dengan topi agak miring dan tatanan rambut yang cukup rapi bertanya dengan seorang lelaki paruh baya yang duduk di sampingnya, prihal bagaimana cara mempertahankan kejantanan lelaki diatas ranjang dan pasangannya merasa puas, lelaki tersebut juga sempat mengucapkan telah menggunakan berbagai obat dan sempat konsultasi juga ke dokter namun hasilnya tetap nihil. 
 
Perbincangan saat itu sempat teralihkan oleh perempuan yang datang dan dusuk persis disebelah tempat kami duduk secara berjajar. 
 
Berselang sekitar 30menit membicarakan hal lain, pergilah sang perempuan yang cukup semok itu. Jawaban mulai dikeluarkan setelah lelaki tadi dilempar berbagai jenis kata “bully” karena pernyataannya sebelumnya. 
 
Pria tadi menjawab cukup singkat namun padat. Jika kamu merasa lelah dan letih karena bekerja belilah sate kambing muda, jika kamu merasa tidak enak badan periksakanlah diri ke dokter dan jika kamu pingin beli mobil sedangkan kamu dalam posisi tidak memiliki uang hal apa yang kamu lakukan pertama? Lalu lelaki tadi menjawab. “Ada dua hal yang saya lakukan pertama saya akan kerja untuk kumpulkan uang atau mungkin mencari pinjaman uang, namun sebelum itu terwujud saya akan menahan atau mungkin aka. mengalihkan pikirin saya dulu dengan kata lain saya akan kontrol pikiran saya”, sautnya kepada lelaki paruh baya tadi. 
 
Dan lelaki paruh baya itu cuma menjawab singkat dan perbincangan selesai. “Nah itu kamu bisa menjawabnya sendiri jadi saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar”, jawabnya sembari ketawa
 
Jadi kesimpulan yang penulis dapat dari percakapan itu adalah, jika mau kuat dan tahan lama ya kita harusnya mampu mengontrol pikiran kita, “bermain” bukan berdasarkan nafsu pikiran saja, namun bagaimana cara menyatukan nafsu pikiran dan seluruh bagian tubuh, nikmati setiap permainannya dan buatlah pasangan kalian menggelinjang menikmati sensainya. 
 
Terlepas bemar atau tidak, itu kembali ke individu masing-masing ya guys. Jangan percaya sepenuhnya tulisan ini….

kabarportal

Follow kami Instagram/ twitter dan Facebook @kabarportal dan silahkan kontak kami untuk kerjasam melalui surel - liputan@kabarportal.com cc di kabarportalnews@gmail.com bisa juga whatsaap di 085847009080.