Akhirnya film LEAK (Penangkeb) dirilis juga meski mundur dua bulan dari rencana awal penayangnya. Ya! Rasa penasaran dari film yang katanya menghabiskan dana hingga 1 Milyar ini terjawab sudah terlebih penulis memang mengikuti perjalanan film ini sejak film pertama dirilis yang berjudul “Leak” (2017).

Penulis akui kehebatan sang sutradara atas upaya mewujudkan mimpinya dan setidaknya film terbarunya ini menunjukkan banyak perubahan jika di bandingkan film yang pertama.

Baca Juga : 

Kita bahas satu-satu dulu…

Mengenai film Leak (Penangkeb) ini memang diputar hampir di seluruh Indonesia seperti LV21, 4 bioskop jaringan CGV dan Cinemaxx. Kalau di Bali, LEAK main di bioskop jaringan 21 (Level 21) dan  bioskop jaringan Cinemaxx (Plaza Renon, Sidewalk Jimbaran, Lippo Sunset Road, dan Lippo Kuta) termasuk Par 23. Nah penulis sendiri menonton pas hari minggu, 18 Maret 2019 pukul 7.15 wita.

Antusias penonton tampak begitu bagus sebab ketika penulis datang, ticket hanya tersisa satu di Row C, Seat 7 Studio 3 dengan harga ticket Rp 55 ribu. Penulis berfikir betapa hebat dan kerennya film ini ditengah himpitan film Dilan 1991 dan Capten Marvel yang notabene adalah film yang tengah di gandrungi, namun ya begitu harus diakui 3 kali penulis mensurvei termasuk saat penulis menonton, kursi hampir seluruhnya penuh terus. Keren dan ini patut diapresiasi.

leak 2017/kabarportal.com
leak 2017/kabarportal.com

Namun perlu diperhatikan ekspektasi dan realita penulis tetap tidak sejalan, kenapa demikian, film ini masih jauh kalah dengan Dilan jika penulis membandingkannya dan cendrung ada rasa kecewa setelah menonton.

Yang tersirat di film ini hanya satu yakni sisi pendidikan atau edukasinya. Film ini seakan menampik budaya yang mengkambing hitamkan “Leak” dan ini tercetus pada percakapan antara Paranormal (Kiki Soleil) dan beberapa pasien yang disinyalir terkena Pengleakan.

Secara tidak langsung, bagi mereka yang tak begitu memahami apa itu Leak, setidaknya melalui film ini mereka akan mengerti tentang Leak, meski tidak secara utuh dan pasti.

Leak (Penangkeb) 2019/ kabarportal.com

Dari sisi penokohan, film ini masih belum kuat, kemudian aksen bahasa juga yang masih kental Bali banget. Noise juga masih sangat jelas terlihat meski tidak menganggung, dan begitupun dengan perpindahan antar frame yang kurang lembut, kurang nyaman dimata penulis. Sosok “hantu” difilm ini tidaklah seram tapi yang membuat jantungan itu adalah musiknya, penulis dua kali lo kaget dan padahal saat itu posisi tak melihat screen karena penulis sambil mengamati sekitar.

Baca Juga :

Tata Lighting juga perlu diperhatikan sebab masih ada beberapa adegan yang kurang pas. Ada satu adegan dimana ketika para pemeran hendak melihat kondisi Villa itu melalui dimensi lain, sang sutradara tidak menceritakan secara jelas para pemeran ini darimana mereka bisa mempelajari ilmu tersebut, sejak awal pemeran itu merupakan orang biasa toh? Dalam arti bukan dikisahkan sebagai seorang indigo atau sejenisnya. Kemudian kenapa melakukan adegan itu di halaman?

Dan itu, keberadaan si Sandra tapi dibuat scane berbeda dan padahal mereka satu villa. Jika diingat, flayer film ini antara Leak dan Leak (Penangkeb) itu sama begitupun dengan lokasi syutingnya masih di villa yang sama. Jadi penulis membayangkan jika film Leak pertama menceritakan suaminya dan film Leak (Penangkeb) mengisahkan istrinya meski dengan plot cerita yang berbeda hehehehe…..

Untuk nilainya penulis kasih 5/10 ohya hingga tanggal 20 Maret 2019, film Leak (Penangkeb) masih tayang di bioskop kok… mantab dan satu lagi, ini kan sudah film ke dua, film Leak yang tayang tahun 2017 kenapa belum di publish ke media sosial atau setidaknya dijual deh ke pasaran berupa CD atau DVD, sebab masih banyak yang belum tahu film pertamanya ith.

oke! cukup sekian dan terimakasih! tinggalkan komentar dan tekan emotikon dibawah artikel ini dan juga sebarkan…

kabarportal

Follow kami Instagram/ twitter dan Facebook @kabarportal dan silahkan kontak kami untuk kerjasam melalui surel - liputan@kabarportal.com cc di kabarportalnews@gmail.com bisa juga whatsaap di 085847009080.

Comments on Facebook