Perayaan pergantian tahun di pantai Kuta dengan pesta kembang api, Kuta Beach Fireworks Festival/kabarportal.com

Sejak sore hari (31/12/2018), Jl Pantai Kuta lebih ramai dari hari sebelumnya bahkan melebihi hari libur atau cuti bersama. Mereka yang sebagian besar adalah wisatawan domestik ini nampaknya sengaja ke pantai ini untuk menyaksikan dan ikut menjadi saksi dalam event Kuta Beach Fireworks Festival 2018 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Badung yang bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Bali.

Meski sempat diguyur huja sekitar pukul 17.00 hingga sekiranya 18.00 WITA, aktifitas disepanjang jalan Pantai Kuta berlanjut. Rangkaian acaranya juga keren seperti live F Dj Kiara, Mangupura Band, Choire dadi anggota Polda Bali, dan tentunya Lolot Band.

Sebelum acara puncak, Kapolda Bali Petrus Golose di dampingi Bupati Badung Giri Prasta beserta jajaran Pemkab Badung menggelar doa dan menyanyikan sebuah lagu (heee ….. Maafkan penulis lupa judulnya natar janji tak carikan deh) setelah itu memutar video singkat dan hitung mundur, kembang api yang digadang-gadang terbesar dan pertama kali di Bali ini pun tersulut.

Sebanyak kurang lebih 500 shot dan hampir 15 menit lamanya kembang api tersebut menghiasi langit Pantai Kuta, kemegahan dan kejutan apa lagi yang perlu diragukan saat mendengar Badung.

Namun di balik kemegahan itu ada hal yang perlu diperhatikan, penulis amati stand kuliner dari seberang Hotel Hardrock Cafe hingga depan panggung utama, ini stand kuliner Bali kok sedkiti sekali? Bukan bermaksud rasis atau giman, ya penulis sendiri memang tidak terlalu suka menikmati kuliner mie, bakso atau pop mie, belakangan penulis menikmati kuliner itu akan ada reaksi lain di tubuh penulis tapi gak tau juga apa pertimbangan kenapa ini terjadi, disini cuma ada dua penjual tipat sate babi itu jauh kalah jika dibandingkan jumlah pedagang lainnya.

Setelah itu, kwalitas sound menurut penulis kurang bagus, microphone MC sempat beberapa kali mati, gitarnya Made Bawa vocalis lolot juga sempat mati termasuk mic-nya dan bahkan ia sempat ngomong dari atas panggung (entah sadar atau tidak) ini soundnya kok jelek sekali ya? Ngambang banget suaranya.

Tapi benar kok output suara sount itu berantakan banget tapi pas F Dj perfome kok sepertinya bagus tak dengan apa karena Dj ini lebih dominan memainkan music dengan suara Bass yang mendominasi ya?

Setelah itu, tentunya sampah berserakan dan pengunjung masih belum benar-benar sadar akan kebersihan lingkungan.

Hemm….. Ya segitu aja dulu ngetiknya penulis masih ngantuk karena baru pulang jam 4.00 subuh dan tak tau tidur jam berapa.

Ohya hampir lupa, TIM KABARPORTAL MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU 2019 SEMOGA KEBAIKAN SELALU MENYERTAI KOTA SEMUA….

kabarportal

Follow kami Instagram/ twitter dan Facebook @kabarportal dan silahkan kontak kami untuk kerjasam melalui surel - liputan@kabarportal.com cc di kabarportalnews@gmail.com bisa juga whatsaap di 085847009080.

Comments on Facebook