Lawar barak, Kuliner Bali/ kabarportal

Yess… Kuliner yang saya tunggu setiap kali Hari Raya Galungan atau Kuningan adalah Lawar Bara atau kadang juga dikenal sebagai lawar getih. Kuliner ini terbuat dari (lebih suka menggunakan) daging babi, ati babi, yang dicampur dengan base genep (bumbu lengkap khas Bali), parutan kelapa tua dan tentunya menggunakan darah segar dari babi.

BACA JUGA:  Mimpi itu diwujudkan oleh  Golden Tulip Bay View

Nama lawar barak sendiri diambil dari warna merah adonan lawar iyu sendiri. Lawar barak tidak bisa bertahan lama kurang-lebih satu jam lewat dari itu ia tidak bisa dikonsumsi lagi sebab rasa dan aroma sudah tak enak lagi. Kadang jika masih tersisa, keluarga saya akan menjadikannya sebuah pepes agar bisa bertahan sampai waktu yang lebih lam.

BACA JUGA:  [Review] Film Keluarga Cemara, Nostalgia Era Milenial

Entah kenapa rasa makanan dikampung halaman itu snaga tberbeda jika saya bandingkan ketika beli. Rasanya tidak bisa saya gambarkan secara utuh tentang nikmat dari kuliner buatan sendiri.

BACA JUGA:  Sabun Muka yang Tepat untuk Mencegah Jerawat

Ada yang pernah makan lawar barak?

 

 

kabarportal

Follow kami Instagram/ twitter dan Facebook @kabarportal dan silahkan kontak kami untuk kerjasam melalui surel - liputan@kabarportal.com cc di kabarportalnews@gmail.com bisa juga whatsaap di 085847009080.

comment dong