keluarga cemara/kabarportal.com/pict istimewa

Bulan pertama ditahun 2019 ini, penulis awali denganmenonton film keluarga yang cukup  populerera ’90 an, Keluarga Cemara, agartidak terus bekerja bagai kuda saja, hahahahahaha.

Sebenarnya agak malas nonton film ini, karena Aquaman atau Bumblebee rasanya masih menarik untuk penulis tonton, namun pikiran itu tak paksa dan mengiyakan ajakan rekan penulis untuk menonton film ini, padahal dihari yang sama (pagi – sore) penulis shooting untuk chanel youtube.com/allaboutbali di Tabanan.

Rekan penulis membeli ticket untuk pukul 19.45 WITAdan tentu ini rasanya seperti dikejar oleh leakbarak. Dalam bahasan ini penulis tidak akan membandingkan film KeluargaCemara era ’90 an dengan yang sekarang, sebab penulis sendiri secara jujur tidakingat secara betul bagaimanafilm itu ada. Namu dari berbagai artikel yang ada film itusangat bagus danmenginspirasi.

SUBSCRIBE dan SHARE

Lanjut. Film ini diperankan oleh  Abah (Ringgo Agus Rahman) dan Emak (Nirina Zubir) yang harus menghadapi masalah. Lalu kedua anak mereka, Euis (Zara JKT 48), dan Ara (Widuri Puteri) harus menghadapi keadaan baru yang menimpa keluarga mereka. Mereka kena tipu lalu bangkrut dan harus pindah ke rumah kakeknya yang ada di puncak.

Ohya film ini digarap oleh Yandy Laurens dan penulis naskah oleh Gina S. Noer, kisah dalam film Keluarga Cemara dibuat sangat sesuai dengan zaman dan tanggal 3 Januari 2019 adalah pemutaran serentak di seluruh bioskop Indonesia

Secara menyeluruh, film ini sangat layak ditonton selain merupakan banyak memberikan motifasi, dalam film ini seakan penulis bercermin bagaimana adegan dalam film itu sempat terjadi atau pernah terjadi dalam kehidupan penulis.

Pesan yang disampaikan dalam film ini adalah saling menguatkan, saling mengerti sehingga menjadi tangguh. Film ini dikemas sangat sederhana, mudah dimengerti jadi cukup sekali menonton kita langsung mengerti.

Sejak awal, penonton sebenarnya emosi penonton telah digiring dan seakan ikut merasakan bagaimana sang aktor/ aktris melakoni peran itu. Tidak terlalu monotone, dan sang sutradara sangat elegant dalam memainkan emosi penonton sehingga waktu 1jam 50menit terasa singkat.

Penulis tidak mengomentari kekurangan dalamfilm ini namun lebih kepada bagaimana film ini seharusnya ditonton dan diapresiasi oleh bangsa Indonesia.

Keluarga Abah dikisahkan cukup kaya, semua baik – baik saja, namun sebenarnya tidak baik-baik antara hubungan anak pertama dan Abah.  Sibuknya Abah membuat tak banyak memiliki waktu untuk keluarga dan bahkan sering tak menepati janji.

Sampai suatu ketika, Abah bangkrut karena ditipu, rumahnya disita, mobilnya dijual dan mereka tinggal sementara di kantor tempat Abah nah inilah yang membuat kehidupan mereka 180 derajat berputar, mereka jatuh miskin dan memulainya dari nol (0).

Berbagai upaya pun telah dilakukan utnuk menopang kehidupan hingga akhirnya Emak menawarkan ke Abah untuk menjual  emas kawinnnya. Penyesuaian tentu banyak dilakukan oleh keluarga ini terutama ke dua anak tersebut. Unsur harmonis (versi penulis) keluarga sangat lekat disini adanya perdebatan, lalu saling menguatkan, dan tentunya anak pertama yang mulai “melawan orang tua” hahahahaha…..

Ohya tampakya elemen-elemen ikonik Keluarga Cemara seperti becak dan opak yang begitu dihapal banyak orang selama ini tidak dihilangkan tuh, sehingga mereka yang pernah menonton film aslinya jadi diajak bernostalgia. Sehingga tak berlebihan rasanya jika penulis berikan nilai 8,5/ 9.

Yang penulis ingat dalam soundtrack film ini adalah Dialog Dini Hari Beranda Rumahku dan Bunga Cintra Lestari yang menyanyikan soundtrack lagu asli dari film tersebut.

Pesan yang terpatri dalam lagu legendaris dari kisah Keluarga Cemara berhasil disampaikan dengan sangat berkesan : Harta yang paling berharga, adalah keluarga.

Ya…… ini film awal tahu yang sangat bagus, pegal badan dan bau badan karena belum mandi jadi tak terpikirkan lagi.

kabarportal

Follow kami Instagram/ twitter dan Facebook @kabarportal dan silahkan kontak kami untuk kerjasam melalui surel - liputan@kabarportal.com cc di kabarportalnews@gmail.com bisa juga whatsaap di 085847009080.

Comments on Facebook