swipe up
[modern_search_box]

Dewasa Ayu Menanam Umbi-umbian Februari 2026

 Dewasa Ayu Menanam Umbi-umbian Februari 2026

ilustrasi kelapa/ pixabay/ kabarportal

DENPASAR, KABARPORTAL.COM - Bagi masyarakat yang masih memegang teguh kearifan lokal dalam bercocok tanam, bulan Februari 2026 menawarkan deretan hari baik yang spesifik untuk memperkuat ketahanan pangan mandiri. Berdasarkan penanggalan tradisional, bulan ini menjadi waktu yang sangat krusial bagi para petani maupun penghobi kebun untuk fokus pada komoditas bawah tanah atau umbi-umbian.

Ketepatan waktu tanam dipercaya menjadi kunci agar hasil panen melimpah dan tanaman terhindar dari serangan hama. Berikut adalah rincian momentum penting yang perlu dicatat dalam kalender agronomi bulan ini:

Memulai dari Kedalaman Tanah (10 Februari 2026)

Februari dibuka dengan periode Kala Luang pada tanggal 10. Secara teknis, energi alam pada hari ini sangat mendukung aktivitas yang berkaitan dengan manipulasi tanah. Ini adalah waktu yang ideal bagi Anda yang ingin memulai proyek teknis seperti pembuatan terowongan irigasi atau sistem drainase bawah tanah.

Selain infrastruktur, fokus utama jatuh pada tanaman ketela dan jenis umbi-umbian lainnya. Tekstur tanah pada periode ini dinilai sangat kooperatif untuk mendukung pertumbuhan akar yang kuat, sehingga tanaman dapat menyimpan cadangan makanan dengan maksimal.

Sinergi Buah dan Umbi dalam Lutung Megandong (12 Februari 2026)

promo pembuatan website bulan ini



Hanya berselang dua hari, tepatnya pada 12 Februari 2026, kita memasuki fase Lutung Megandong. Berbeda dengan periode sebelumnya, hari ini membawa berkah ganda. Para petani memiliki fleksibilitas lebih besar karena alam sedang berpihak pada tanaman yang berbuah di atas tanah maupun yang tumbuh di dalam tanah.

Momen ini merupakan kesempatan emas untuk melakukan diversifikasi lahan. Sambil menanam bibit umbi-umbian, Anda juga dapat menanam bibit pohon buah-buahan untuk memastikan rotasi hasil panen yang berkelanjutan di masa depan.

Menjaga Keseimbangan pada Kala Empas Turun (21 Februari 2026)

Menjelang akhir bulan, pada 21 Februari 2026, muncul peringatan penting melalui fase Kala Empas Turun. Pada hari ini, fokus aktivitas harus dipersempit demi menjaga harmoni alam. Menanam umbi-umbian tetap menjadi aktivitas yang sangat disarankan dan mendapatkan pengaruh positif dari energi tanah.

Namun, ada batasan yang harus diperhatikan. Hari ini dianggap tidak tepat untuk memulai konstruksi bangunan atau memetik buah-buahan. Mengikuti ritme ini berarti memberikan kesempatan bagi tanaman buah untuk beristirahat dan memastikan fondasi bangunan tidak terganggu oleh pergeseran energi tanah yang sedang aktif mendukung pertumbuhan akar.



***
1 dari 2 halaman

Tim Kabarportal

Baca Juga: