Hanya Ada di Buleleng, Ini Tradisi Unik yang Wajib Kamu Ketahui

 Hanya Ada di Buleleng, Ini Tradisi Unik yang Wajib Kamu Ketahui

tradisi ngusaba bukakak di desa Giri Emas Buleleng/ Desa Giri Emas/ Kabarportal

 

 

KABAPORTAL.COM – Berikut ini adalah tradisi unik di Buleleng dan wajib diketahui.

 

promo pembuatan website bulan ini

Buleleng berada di sebelah Utara Pulau Bali dengan menempuh perjalanan darat sekitar 3 jam dari Denpasar.



 

Untuk mencapai wilayah dengan ibu kota Singaraja ini bisa ditempah dari berbagai arah.

Baca Juga:  Omed-omedan, Mandi Lumpur, Hingga Masak di Luar , Ini Tradisi Unik Setelah Nyepi di Bali

Nah berikut ini adalah tradisi unik yang ada di Buleleng yang wajib kalian ketahui.

 



Sapi Gerumbungan

tradisi sapi gerumbungan di buleleng
Tradisi Gapi Gerumbungan di Buleleng/ Buleleng Kab/ kabarportal

Tradisi ini semakin susah ditemui, pada dasarnya, Sapi Gerumbungan ini mirip dengan Makepung yang ada di Jembrana.

 

Hanya saja, Sapi Gerumbungan ini yang dinilai adalah jenis sapi, eksesoris dan atraksi sang joki atau penunggang kuda.

Baca Juga:  Sejarah Singkat Danau Buyan Buleleng, Bali dari Memancing hingga Lagu

Sapi Gerumbungan ini memiliki kalung berukuran besar dan hanya menggunakan sapi jantan.

 

Sapi Gerumbungan ini juga telah dibuatkan patung yang berada di depan pasar Banyuasri, Singaraja.

 

Nyakan Diwang

tradisi unik di buleleng yang wajib diketahui, nyakan diwang ada dimana dan kapan dilaksanakan nyakan diwang
Tradisi Nyakan Diwang di Buleleng/ Kabarportal

Tradisi unik yang satu ini ada di kecamatan Banjar, Buleleng. Tradisi ini berlangsung sejak turun temurun. Kamu bisa menemui tradisi ini setiap Ngembak Gni atau sehari setelah Nyepi.

Baca Juga:  Rekomendasi Pantai Hits di Karangasem Update 2024

Warga akan melakuka aktifitas memasak di depan pintu rumah atau gerbang.

 

Ngusaba Bukakak

tradisi ngusaba bukakak di desa Giri Emas Buleleng
tradisi ngusaba bukakak di desa Giri Emas Buleleng/ Desa Giri Emas/ Kabarportal

Tradisi Ngusaba Bukakak ini berada di, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Buleleng. Bukakak ini berbentuk burung garuda atau juga dikenal dengan sebutan paksi.

Baca Juga:  Rekomendasi Merayakan Lebaran di Ubud

Bukakak ini terbuat dari daun ambu atau enau muda dengan hiasan Bunga Kembang Sepatu. Didalam Bukakak ini berisi babi guling namun hanya bagian punggungnya saja.

Namun pada bagian lainnya dibiarkan mentah. Bukakak ini lalu diarak keliling desa oleh warga setempat . Kamu bisa menemukan tradisi ini setiap dua tahun sekali yakni pada Purnama Sasih Kedasa.

Baca Juga:  Rekomendasi Tempat Liburan Hits di Jembrana

Sedangkan tujuan dari dilaksanakannya Ngusaba BUkakak ini adalah sebagai bentuk syukur kepada Tuhan dalam manifestasinya sebagai Dewi Kesuburan.

 

Magoak-goakan

tradisi magoak-goakan di buleleng
tradisi magoak-goakan di Buleleng/ kemenparekraf.go.id/ Kabarportal

Tradisi Magoak-goakan biasanya dilaksanakan untuk menyambut Nyepi di Desa Panji, Sukasada, Buleleng.

 

Magoak-goakan merupakan sebuah permainan tradisional yang inspirasinya diambil dari burung Goak atau Gagak yang tengah mengincar mangsa.

Baca Juga:  3 Tempat Healing di Ubud yang Wajib Dikunjungi, Lengkap Harga Tiketnya

Permainan Magoak-goakan ini diciptakan oleh Ki Barak Panji Sakti yakni dari kerajaan Buleleng yang sempat menaklukkan Kerajaan Blambangan.

 

Untuk bermain Magoak-goakan, peserta harus ada 11 orang yang membentuk garis panjang saling memegang pinggang.

Baca Juga:  4 Jenis Oleh-Oleh yang Harus di Beli Saat Pulang dari Bali

Orang yang paling depan bertugas untuk menjaga ekornya (orang yang paling belakang) agar tidak bisa ditangkap oleh 1 orang yang ada di depannya.

 

Itulah tradisi unik yang ada di Buleleng dan wajib diketahui. ***

0 Reviews

Write a Review

ikuti kami di Google News

0 Reviews

Write a Review

Baca Juga:

error: Content is protected !!