PLN Sambungkan Listrik Gratis untuk 16 Keluarga Kurang Mampu di Bali Sambut Ramadan

Momen Ramadhan, PLN Sambung Listrik Gratis untuk 16 KK Kurang Mampu di Bali/ kabarportal
SINGARAJA, KABARPORTAL.COM – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, PLN melalui program Light Up the Dream (LUTD) kembali menghadirkan akses listrik bagi 16 keluarga kurang mampu di Bali. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN dalam memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati listrik secara merata.
Komitmen PLN untuk Pemerataan Listrik
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, dalam peresmian penyalaan listrik di Desa Sawan, Buleleng, Senin (10/3), menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar yang dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang.
“Melalui program LUTD, kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan memperoleh listrik. Terlebih di bulan Ramadan ini, semoga program ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi penerimanya,” ujar Eric.
Dari 16 keluarga penerima manfaat, tujuh di antaranya berasal dari Dusun Bungkulan, Sawan, Buleleng. Program LUTD sendiri telah membantu ratusan pelanggan di seluruh Indonesia, termasuk 168 pelanggan di Bali pada tahun 2024. Tahun ini, PLN kembali melanjutkan komitmennya dengan penyalaan listrik serentak di beberapa wilayah, yakni Buleleng, Bangli, Klungkung, Karangasem, dan Tabanan.
Sumber Dana dari Donasi Pegawai PLN
Menariknya, pendanaan program ini berasal dari donasi sukarela para pegawai PLN. Hal ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian internal perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Eric juga menambahkan bahwa sejak 2019, rasio elektrifikasi di Bali telah mencapai 100 persen. Namun, masih terdapat warga yang menggunakan listrik dengan menumpang dari tetangga.
“Kami terus berkomitmen memberikan layanan terbaik dan memastikan seluruh masyarakat memiliki akses listrik yang layak. Program LUTD hadir untuk menjawab tantangan ini,” tegasnya.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, PLN bekerja sama dengan Dinas Sosial menggunakan data yang telah terintegrasi.
Harapan dan Dampak Positif bagi Masyarakat
Salah satu penerima manfaat, Dewa Ketut Wiradmaja dari Buleleng, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan listrik yang diberikan. Sebelumnya, ia dan keluarganya harus menumpang listrik dari tetangga, namun kini bisa menikmati listrik secara mandiri di rumahnya.
“Terima kasih banyak kepada PLN. Semoga PLN semakin maju dan dapat terus membantu keluarga yang membutuhkan,” ujar Dewa dengan penuh haru.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Sosial Buleleng, Putu Gopi Suparnaca, S.Sos. Ia menyampaikan bahwa ke depan, data penerima bantuan akan diintegrasikan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, sehingga PLN dapat lebih mudah menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Lebih dari sekadar penyediaan listrik, program LUTD membawa perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat. Akses listrik yang stabil dapat meningkatkan produktivitas, mendukung pendidikan anak-anak, serta memberikan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.
Dukungan penuh dari para pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan penghasilannya juga menjadi bukti bahwa semangat berbagi telah menjadi bagian dari budaya perusahaan. Dengan adanya program seperti ini, PLN terus berupaya mewujudkan pemerataan listrik demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
***