Berikut Arti Kata Astungkara, Svaha dan Tathastu

 Berikut Arti Kata Astungkara, Svaha dan Tathastu

Foto oleh Artem Beliaikin dari Pexels/ KABARPORTAL

Apa arti kata Svaha dan Tathastu  di Bali. Astungkara, Svaha dan Tathastu sering kali diucapkan oleh warga Hindu Bali khususnya.

 

Namun tidak banyak yang mengetahui makna dan arti dari kata tersebut.

Baca Juga:  Warriors Use Familiar Formula to Get Even To the Play with the team

Tathastu

Tathastu terdiri dari dua kata yakni Tat dan Astu. Tat dengan arti “itu” dan merujuk pada sebuah dia atau permohonan yang diucapkan.

 

Sedangkan untuk kata Astu mengandung arti “semoga terjadi”, Tathastu seringkali diucapkan untuk mengiringi sebuah doa dan juga harapan orang lain agar terwujud.

Baca Juga:  SereS Springs Vacation Club, Nikmati Kemudahannya

Svaha

Svaha merupakan nama dari permaisuri Dewa Agni. Svaha ibarat sebuah lagu rohani yang juga bisa diartikan sebagai berkat atau diberkati.

Baca Juga:  Memahami Siwaratri, Malam Perenungan Dosa dengan Kisa Lubdaka

Kata Svaha sebaiknya diucapkan di akhir pengucapan sebuah mantra suci, setiap menghaturkan persembahan atau setiap menuangkan persembahan ke dalam api suci. Dan biasanya pengucapan kata svaha dilakukan saat kramaning sembah.

 

Astungkara

Astungkara terdiri dari dua kata yakni Astu dan Kara dengan sisipan Ng. Diketahui bahwa kata Astu memiliki arti Semoga sedangkan Kara merujuk pada Penyebab (Tuhan).

Baca Juga:  Menginap di Candi Beach Resort - Karangasem

Sehingga Anstungkara diartikan sebagai doa dan harapan terwujud atas kehendak-Nya.

 

Jadi kata Astungkara, Svaha dan Tathastu adalah sebuah kata suci yang diucapkan untuk sebuah doa dan permohonan dengan dasar tulus dan ikhlas, doa untuk kebaikan dan tidak boleh diucapkan untuk doa yang bersifat buruk atau kejahatan yang merugikan orang lain. ***

Related post

error: Content is protected !!