Mantra Puja Tri Sandya Lengkap dengan Artinya

 Mantra Puja Tri Sandya Lengkap dengan Artinya

ilusterasi/ coffeemorning/ pixabay

 

KABARPORTAL.COM – Berikut ini adalah Mantram Puja Tri Sandya lengkap dengan terjemahan dan artinya. Puja Trisandya dilaksanakan setiap hari yakni tiga kali dalam sehari pada pagi hari jam 06.00, Siang pada jam 12.00 dan sore pada 18.00 waktu setempat.

Dalam Kitab Agastya Parwa disebutkan tentang Puja Tri Sandya sebagai berikut:

 

promo pembuatan website bulan ini

“…agelema ta sirāmujā, matrisandhyā, toyasnāna, bhasmasnāna, mantrasnāna.”



 

Tri bermakna tiga, sandya berasal dari akar sam (berhubungan) dan di (ditaruh). Bisa dikatan jika sandya bermakna sebagai hubungan antara waktu.

Baca Juga:  Perbedaan Rong Dua dan Rong Telu dalam Hindu

Dan ini juga berkaitan dengan waktu pelaksanaan dari Puja Tri Sandya yakni 3 kali sehari yakni pada pagi hari pukul 6 pagi atau saat matahari terbit yang bertujuan untuk guna sattvam.

 



Siang hari saat jam 12 siang bertujuan mengendalikan guna rajas dan pada malam hari sebelum matahari tenggelam bertujuan untuk mengendalikan hal yang bersifa guna tamas.

 

Melaksanakan Puja Tri Sandya juga berarti untuk mengendalikan dan menghilangkan hal negatif yang ada di dalam diri tiap manusia.

Baca Juga:  Obat Herbal atau Ramuan Tradisional Asma dengan Bahan Berikut

Selain itu, ketika umat melaksanakan Puja Tri Sandya juga sekaligus telah melaksanakan Japa.

 

Hal ini dikarenakan kita telah mengucapkan mantra suci “Om”. Makna dari kata OM pada tiap bait mantram yang diucapkan adalah Brahman.

Baca Juga:  Hari Baik Usaha Berdagang Selama Juni 2024 Menurut Hindu

Disebutkan pula pada Rg Veda terkait 6 bait mantra Tri Sandya, Mantra Gayatri atau Gayatri Mantram merupakan doa paling utama dan mulia dari seluruh mantra.

 

Bait kedua merupakan sumber dari salah satu rangkaian mantra yang disebut dengan Catur Veda Sira (Empat Veda Kepala).

 

Catur Veda Sirah ini salinan kitab Narayana Upanisad yang bertujuan untuk memuja Tuhan sebagai Narayana.

Baca Juga:  Makna Jaja dalam Banten Hindu di Bali

Sedangkan pada bait ketiga dari Tri Sandya bersumber pada Siwa Astawa yakni pemujaan kepada Dewa Siwa.

 

Bait keempat, kelima dan keenam adalah kumpulan mantra yang sama yakni Ksamamahadevastuti 2-5, tersebar dalam Wedasanggraha.

 

Bait keempat adalah memohon perlindungan dan juga pembersihan diri dari segala noda.

Baca Juga:  Terjadi Setiap 5 Tahun Sekali, ini Makna Tumpek Landep Bertemu dengan Purnama Sadha

Bait kelima adalah memohon ampunan dan memohon kebebasan dari semua noda yang ada.

 

Sedangkan bait keenam adalah permohonan ampun atas segala dosa yang ditimbulkan dari perkataan dan pikiran.

Dan berikut ini adalah mantram Puja Tri Sandya lengkap dengan terjemahannya.

Bait ke-1
OM, OM, OM BHUR BHUVAH SVAH,
TAT SAVITUR VARENYAM,
BHARGO DEVASYA DHIMAHI,
DHIYO YO NAH PRACODAYAT.

Artinya:
OM adalah bhur, bhwah swah kita memusatkan pikiran pada kecemerlangan dan kemuliaan Sang Hyang Widhi, semoga ia berikan semangat pikiran kita.

Baca Juga:  Rainan Sepanjang Bulan Januari 2024, Tanggal 9 Cukup Padat

Bait ke-2
OM, NARAYANA EVEDAM SARVAM,
YADBHUTAM YAÇ CA BHAVYAM,
NISKALANKO NIRANJANO,
NIRVIKALPO NIRAKYATAH,
SUDDHO DEVA EKO,
NARAYANO NA DVITIYO ASTIKASCIT.

Artinya:
OM, Narayana adalah semua ini, apa yang telah ada dan apa yang akan ada, bebas dari noda, bebas dari kotoran, bebas dari perubahan tak dapat di gambarkan sucilah Dewa Narayana, Ia hanya selalu tak ada yang ke dua.

Baca Juga:  Melakukan Oborsi? Wajib Melakukan Ngelungah dan Dosanya Tak Termaafkan

Bait ke-3
OM, TVAM ÇIVAH TVAM MAHADEVAH,
ISVARAH PARAMESVARAH,
BRAHMA VISNU CA RUDRASCA,
PURUSAH PARI KERTITAH.

Artinya:
Om, Engkau dipanggil Ciwa, Mahadewa, Iswara, Parameswara, Brahma, Wisnu, Rudra, dan Purusha.

Bait ke-4
OM, PAPOHAM PAPA KARMAHAM,
PAPATMA PAPASAMBAVAH,
TRAHI MAM PUNDARIKAKSA,
SABAHYA BHYANTARAH SUCHI.

Artinya:
Om, hamba ini papa, perbuatan hamba papa, diri hamba ini papa, kelahiran hamba papa,lindungilah hamba Sang Hyang Widhi, sucikanlah jiwa dan raga hamba.

Baca Juga:  12 Tradisi Unik yang Hanya Ditemui Saat Galungan Kuningan di Bali

Bait ke-5
OM, KSAMA SVA MAM MAHADEVA,
SARVA PRANI HITANKARA,
MAM MOCA SARVA PAPEBHYAH,
PALAYA SVA SADA SIVA.

Artinya:
OM, ampunilah hamba Sang Hyang Widhi yang memberikn keselamatan kepada semua makhluk, bebaskanlah hamba dari segala dosa, lindungilah oh Sang Hyang Widhi.

Baca Juga:  Daftar Rahinan Hindu Pertengahan Mei 2024, Purnama Sadha Bertemu Buda Cemeng Menail

Bait ke-6
OM, KSANTAVYAH KAYIKO DOSAH,
KSANTAVYO VACIKO MAMA,
KSANTAVYO MANASO DOSAH,
TAT PRAMADAT KSAMA SVA MAM.

Artinya:
Om ampunilah dosa perbuatan hamba, ampunilah dosa perkataan hamba, ampunilah dosa pikiran hamba, ampunilah hamba dari kelalaian hamba.

Baca Juga:  Bisa Membuat Awet Muda dan Panjang Umur, Coba Melukat di Pura Ini

Bait ke-7
OM, SANTIH, SANTIH, SANTIH, OM
Om , Damai, Damai, Damai,Om

***

0 Reviews

Write a Review

ikuti kami di Google News

0 Reviews

Write a Review

Baca Juga:

error: Content is protected !!