Pengertian Tentang Buda Cemeng Warigadean Lengkap dengan Banten

 Pengertian Tentang Buda Cemeng Warigadean Lengkap dengan Banten

Banten

Digiqole Ad

Buda Cemeng Warigadean datang setiap enam bulan sekali berdasarkan perhitungan kalender Bali. Buda Cemeng Warigadean adalah pertemuan adantara wuku Warigadean, Saptawara Buda dan Pancawara Wage.

Buda Cemeng Warigadean juga dikenal sebagai Buda Wage Warigadean ini dalam Lontar Sundarigama dituliskan bahwa:

Baca Juga:  Dewi Pradewi yang Memaksakan Diri?

Buda Wage, ngaraning Buda Cemeng, kalingania adnyana suksma pegating indria, Betari Manik Galih sira mayoga, nurunaken Sang Hyang Ongkara mertha ring sanggar, muang ring luwuring aturu, astawakna ring seri nini kunang duluring diana semadi ring latri kala.

Buda Wage juga disebut sebagai Buda Cemeng. Saat hari raya ini diharapkan pada kesucian pikiran yakni dengan mengendalikan sifat kehawanafsuan.

Baca Juga:  Berikut Arti Kata Astungkara, Svaha dan Tathastu

Itulah yoga dari Bhatari Manik Galih, dengan jalan menurunkan Sang Hyang Omkara Amerta atau inti hakekat kehidupan, ke dalam dunia skala atau dunia manusia.

Disebutkan pula untuk sarana upakara dalam melaksanakan Buda Cemeng Warigadean adalah wangi-wangian. Serta dilakukan pemujaan kepada Sang Hyang Sri. Itulah penjelasan dan saranan upacara untuk melaksanakan Buda Cemeng Warigadean.

Digiqole Ad

Related post

error: Content is protected !!