swipe up
[modern_search_box]

Anggara Kasih Julungwangi, Cinta Diri dan Alam Semesta!

 Anggara Kasih Julungwangi, Cinta Diri dan Alam Semesta!

ilustrasi banten/ kabarportal

DENPASAR, KABARPORTAL.COM - Anggara Kasih Julungwangi. Besok, hari suci ini akan dirayakan sebagai panggilan untuk menyucikan jiwa raga, menebar kasih sayang, dan kembali selaras dengan alam. Bukan sekadar ritual tradisional, tapi undangan mendalam untuk introspeksi diri di era yang penuh polusi batin.

Bayangkan tiga elemen kalender Bali bersatu: Sapta Wara (Anggara atau Selasa), Panca Wara (Kliwon), dan Wuku Julungwangi. Pertemuan langka ini menciptakan rerahinan (hari suci) yang sarat filosofi. Menurut Lontar Sundarigama, teks kuno suci, Anggara Kasih adalah hari "pengasianing raga sarira" – waktu untuk mengasihi tubuh, pikiran, dan semua makhluk hidup.

Dalam kutipan lontar: "Nahanta waneh, rengen denta, Anggara Keliyon ngarania Anggara Kasih, pekenania pengasianing raga sarira... Betara Ludra, merelina alaning jagat teraya, pakertinia aturakna wangi-wangi, puspa wangi, asep astanggi muang tirta gocara."

Terjemahannya: Saat Selasa bertemu Kliwon, jadilah Anggara Kasih – hari kasih sayang universal. Umat diajak yoga atau semadi untuk mengikis dosa, membersihkan pikiran dari racun emosi, dan harmoni dengan semesta.

promo pembuatan website bulan ini



Konon, Sang Hyang Ludra sendiri sedang bermeditasi menyucikan dunia dari pencemaran. Jadi, kenapa kita tidak ikutan?

Sarana Upakara yang Menyentuh Jiwa

Persiapan upacara Anggara Kasih Julungwangi penuh simbol pembersihan dan aroma harum. Beberapa yang wajib ada:

  • Wangi-wangi: Campuran bunga segar dan daun pilihan untuk aroma menyegarkan.
  • Dupa Astanggi: Dupa delapan wangi suci yang membawa kedamaian.
  • Tirta Gocara: Air suci untuk ritual spiritual, simbol cuci jiwa.

Semua ini bukan hiasan semata, tapi persembahan kasih kepada diri sendiri dan alam – mengingatkan kita pada tradisi Hindu Bali yang kaya makna.

Lebih dari sekadar peringatan, Anggara Kasih Julungwangi adalah ajakan hidup: kenali jati diri, jaga pikiran tetap jernih, dan sebarkan harmoni ke sesama.



***

1 dari 1 halaman

Tim Kabarportal

Baca Juga: